Lanskap pendidikan di ASEAN berubah cepat. Sekolah tidak lagi terbatas pada papan tulis dan proyektor-mereka bergerak menuju ruang kelas digital yang didukung oleh alat edtech seperti papan pembelajaran interaktif. Tampilan Cerdas ini memungkinkan guru terhubung langsung dengan pelajar, bahkan selama sesi online. Tujuannya bukan hanya untuk menggunakan teknologi, tapi untuk menjadikan pembelajaran jadi lebih interaktif, fleksibel, dan berfokus pada pelajar.
Integrasi papan pintar ke dalam pendidikan online telah menghadirkan kemungkinan baru. Inilah mengapa sekolah mengadopsi mereka:
Di wilayah di mana pembelajaran digital berkembang dengan cepat, memiliki solusi edtech yang andal memastikan kualitas pengajaran dan kelangsungan.
Sebelum berinvestasi dalam papan pembelajaran interaktif, sekolah sering bertanya pada tiga pertanyaan utama:
| Pertanyaan | Apa yang harus dipertimbangkan |
|---|---|
| 1. Apakah mudah digunakan? | Pilih papan dengan antarmuka yang intuitif yang Guru dapat beradaptasi dengan cepat. |
| 2. Bisakah mendukung pembelajaran hybrid? | Cari kompatibilitas sistem ganda (Android dan Windows) untuk kelas offline dan online. |
| 3. Bagaimana dengan pemeliharaan dan pembaruan? | Pilih merek dengan dukungan teknis jarak jauh dan peningkatan sistem reguler. |
Faktor-faktor ini membantu sekolah memilih solusi jangka panjang, hemat biaya daripada hanya pembelian satu kali.
Sekolah Dasar publik di Kota Ho Chi charger baru-baru ini mengadopsiPapan pembelajaran interaktif QtenboardSebagai bagian dari proyek ruang kelas digitalnya. Sekolah ingin terhubung ke kelas dan pengajaran online dengan lancar, terutama setelah gangguan pandemi. Qtenboard menyediakan solusi edtech yang disesuaikan-termasuk instalasi, pelatihan guru, dan dukungan perangkat lunak. Dalam waktu beberapa bulan, guru melaporkan siswa yang lebih terlibat, pelajaran hibrida yang lebih halus, dan meningkatkan efisiensi pengajaran.
Klik untuk membaca rincian produk dan mempelajari tentang fitur fungsional dan kinerja fisiknya.
📖Baca produk